20130518

sedikit goresan 28.04.2013

Goresan saya kali ini ingin sedikit membahas mengenai pekerjaan..

Salah seorang teman saya, sebut saja dia "Randy", curhat pada saya.
Dia bercerita bahwa dia ingin pindah dari tempat kerjanya yang sekarang karena dia mendapatkan tawaran pekerjaan yang lain yang prospek ke depannya lebih menjanjikan dibandingkan dengan tempat dia bekerja saat ini. Namun pekerjaan yang ditawarkan ini sangatlah jauh dengan pendidikan dia dan dengan pekerjaan dia yang baru. Pekerjaan yang baru ini adalah tantangan dan ilmu baru untuk "Randy". (menurut saya pun begitu).

Akhirnya "Randy" pun menerima tawaran ini dan memulai pekerjaan barunya.

Satu bulan pertama dia bercerita pada saya bahwa dia lelah karena mendapatkan cukup banyak tekanan dari atasan dan dia harus bisa beradaptasi dengan pekerjaan barunya yang masih asing untuk "Randy".

Bulan kedua dia bercerita bahwa dia lelah karena walaupun dia sudah dapat menyesuaikan diri dengan pekerjaanya, dia lelah karena jarak kantor dan rumahnya cukup jauh. Sehingga dia banyak menghabiskan waktu di perjalanan.

Bulan ketiga akhirnya dia memutuskan untuk keluar dari pekerjaan barunya, walaupun atasannya menawarkan tempat tinggal yang deket dengan kantornya sehingga dia tidak perlu menghabiskan waktu diperjalanan.

Alasan dia keluar adalah karena dia lelah karena walaupun dia telah melewati masa sulit akibat adaptasi dengan pekerjaan barunya dan dia ditawari banyak fasilitas, tetap saja ada tekanan dari pekerjaannya entah itu dari klien maupun atasannya.

Ada lagi seorang teman saya yang lain, sebut saja dia "Arya".
Dia memiliki pekerjaan (yang menurut saya) banyak diidamkan oleh banyak orang (termasuk saya :p).
Sama dengan "Randy", "Arya" pun diberikan banyak fasilitas dan pendapatan yang lebih dari cukup.

Dia bercerita bahwa dia memiliki rekan kerja yang juga satu team dengannya yang tidak bisa diajak kerja sama dalam bekerja. Selain itu rekan kerjanya selalu mencari perhatian pada atasan dan merasa iri jika ada orang lain yang dekat dengan atasannya dan cenderung menjatuhkan rekan kerjanya yang lain.
"Arya" tadinya sejujjurnya merasa jenuh denngan sikap salah satu rekannya itu.

Namun hingga saat ini dia tetap bertahan dengan pekerjaannya. Mungkin dia masih merasa berat meninggalkan pekerjaannya karena tidak semua orang bisa mendapatkan pekerjaan yang cukup menjanjikan sepertinya.


Dari dua cerita di atas  menurut saya dalam bekerja setiap manusia tidak hanya membutuhkan gaji yang besar, atau pun fasilitas yang melimpah. dibanding itu semua ada hal yang lebih diutamakan yaitu RASA NYAMAN.

Karena sebanyak apapun uang yang kita terima dan selengkap apapun fasilitas yang diberikan, jika kita tidak merasa nyaman dengan (terutama) LINGKUNGAN dalam kita bekerja, maka kita tidak akan bertahan lama dengan pekerjaan tersebut. Walaupun tetap bertahan, pasti ada keluhan di setiap harinya dan pasti hanya akan menimbulkan stres.

Dan sifat dasar manusia yaitu TIDAK PERNAH MERASA PUAS dengan apa yang telah di berikan Tuhan padanya. Menurut saya jika kita bekerja hanya untuk mencari uang, maka kita tidak akan pernah menetap lama disatu tempat, karena kita akan selalu melihat tempat lain yang bisa memberikan pendapatan yanng lebih besar dari tempat kita bekerja sekarang. Seperti kata pepatah "Rumput tetangga lebih hijau dari rumput kita sendiri". Jadi sebenarnya kita harus lebih BERSYUKUR dengan apa yang kita miliki saat ini, tidak semua orang lebih beruntung dari kita.

Namun menurut saya ada kalanya kita tidak boleh merasa puas dengan diri kita. TIDAK PUAS UNTUK MENJADI MANUSIA YANG LEBIH BAIK LAGI menurut saya justru merupakan sebuah keharusan. Kita harus memilliki ambisi dalam hidup kita, namun tidak membuat kita menjadi manusia yang ambisius. Karena ambisi merupakan cita-cita atau target yang kita tuju dalam hidup, namun manusia yang ambisius akan menhalalkan segala cara untuk mewujudkan ambisinya.

Itu yang menurut saya terjadi pada rekan kerja "Arya". Dia seseorang yang ambisius. Selama dia mendapatkan apa yang dia inginkan menurutnya sah-sah saja apa yang dia lakukan, termasuk menjatuhkan teman sendiri.

"Arya" pernah meminta pendapat saya apakah dia harus pindah atau tetap bertahan dengan pekerjaan dia saat ini. Saya bertanya balik pada dia apakah dia merasa nyaman dengan pekerjaan dia saat ini? dan dia merasa sangat nyaman dengan pekerjaanya.

Pendapat saya lebih baik dia bertahan dengan pekerjaannya saat ini, karena jika ia berhenti hanya karena salah satu rekannya, sama saja ia lari dari masalah. Menurut saya "Arya" seharusnya menghadapi dan menyelesaikan masalahnya tersebut, mungkin dengan bicara baik-baik atau berusaha mencari latar belakang yang menyebabkan rekannya bersikap seperti itu. Karena jika "Arya" menghindar karena masalah tersebut maka selamanya ia akan terus berpindah-pindah tempat kerja. Di setiap lingkungan kerja menurut saya pasti ada saja yang bersikap seperti rekan kerja "Arya" yang tidak bisa melihat orang lain maju dan senang menjatuhkan yang lain.

Selain itu KENYAMANAN dalam bekerja pun sulit didapat. Belum tentu bisa kita dapatkan di tempat lain walaupun tempat yang baru tersebut menjanjikan hal yang lebih besar.





SEKIAN GORESAN SAYA KALI INI......
WASSALAM ^^




Tidak ada komentar:

Posting Komentar