PSIKOLOGI INDUSTRI...
Buat apa mahasiswa teknik industri belajar psikologi? -.-'a
Itu yang mungkin banyak terlintas di pikiran banyak orang, termasuk saya sebagai salah satu mahasiswa teknik industri.
Okay!! Mari kita bahas!!
Sebelum kita bahas "why we must learn about psychology as a engineering student?" ada baiknya kita memahami apa itu psikologi terlebih dahulu.
Kalo menurut wikipedia sih psikologi adalah sebuah bidang ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai perilaku dan kondisi manusia. Menurut asal katanya, psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: "ψυχή" (Psychē yang berarti jiwa) dan "-λογία" (-logia yang artinya ilmu) sehingga secara etimologis, psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa.
Lain lagi menurut Plato dan Aristoteles, menurut mereka psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hakikat jiwa serta prosesnya sampai akhir.
yaaaa intinya psikologi itu mempelajari tentang manusia.
hehe :D
Lalu apa hubungannya psikologi dengan industri??
Katakanlah sebuah industri adalah sebuah organisasi yaitu sekumpulan orang yang memiliki visi misa yang sama, terstruktur dan memiliki sistem dan melakukan tindakan untuk mencapai tujuannya. Maka, manusia adalah unsur utama dalam sebuah organisasi.
Seorang lulusan teknik industri sudah "disetting" untuk menjadi pepimpin di organisasi tersebut nanti setelah lulus. Minimal menjadi seorang supervisor. Manusia diciptakan dengan berjuta karakter yang berbeda-beda, untuk memahaminya maka penting untuk belajar psikologi industri.
Contohnya seperti seorang kepala shift yang pekerjaannya mengatur jadwal puluhan bahkan ratusan operator di sebuah pabrik. Tidak mudah pastinya untuk membuat jadwal dari banyak kepala seperti itu terutama jika sebagian besar karyawannya seorang ibu runah tangga, maka dibutuhkan ilmu psikologi agar kita dapat mengerti keinginan mereka dan dapat memberikan pengertian kepadanya.
Kebutuhan tersebut berjenjang dari yang paling mendesak hingga yang akan muncul dengan sendirinya saat kebutuhan sebelumnya telah dipenuhi. Setiap orang pasti akan melalui tingkatan-tingkatan itu, dan dengan serius berusaha untuk memenuhinya, namun hanya sedikit yang mampu mencapai tingkatan tertinggi dari piramida ini.
Tingkatan ini antara lain: Aktualisasi - Self Esteem - Cinta - Keamanan - Fisik
Berbicara kebutuhan tidak lepas dari yang namanya keinginan. Tidak semua orang dapat membedakan mana kebutuhan dan mana keinginannnya. Dari definisi sendiri, pengertian kebutuhan dan keinginan sangatlah berbeda, Kebutuhan adalah segala sesuatu yang dibutuhkan oleh seseorang, yang apabila tidak terpenuhi, dapat menggagu kelangsungan hidup orang tersebut. Sedangkan keinginan adalah segala sesuatu yang dibutuhkan oleh seseorang, dan apabila tidak terpenuhi tidak mempengaruhi kehidupan orang tersebut.
Dibanding pria, sepertinya wanita lebih sulit membedakan mana yang jadi kebutuhannya dan mana yang sebenarnya hanya keinginannya (including me :p),saya fikir ini karena naluri (pembelaan.. hha :D). Tapi ini memang faktanya. Banyak yang bilang karena wanita lebih menggunakan persaan dibandingkan logika dan pria justru sebaliknya, sehingga ketika mereka melihat sesuatu yang mencuri perhatiaanya tanpa berfikir bahwa sebenarnya mereka tidak terlalu membutuhkannya mereka akan membeli barang tersebut.
(serius pada bagian ini tidak ada curhat sama sekali :) )
Sekian tulisan saya untuik kali ini.
Mungkin tulisan saya sedikit "gagal fokus", tapi.......... ya sudahlah.
hehe .
THANKS FOR READING
SEE YOU SOON
Tidak ada komentar:
Posting Komentar